23
Jun
09

First, I’m Back!

Hari ini, secara tidak sengaja sembari membersihkan kamar, kutemukan satu buku sejarahku, yups! Tepatnya buku harianku. Sejenak aku tersadar sudah hampir 2 tahun aku pensiun dini dari hoby-ku, menulis. Meskipun cuma menulis sebuah diary. Mungkin karena terlalu sibuk dengan aktifitas harianku (lebih tepatnya sok sibuk), atau hanya sekedar malas menuangkan kata2 yang berjejal di dalam kepala ini.

Karena penasaran dengan apa yang telah ku tulis di diary itu, akhirnya aku buka lembar demi lembarnya, sampai tamat! Dan aku sendiri takjub, betapa dulu, dua tahun lalu, ada sebuah perang pemikiran, perang perasaan dan perang2 lain yang cukup dahsyat terjadi dalam hidupku.
Mulai dari dunia “hitam” yang dengan modal tekad kuceraikan, sampai dengan membangun sebuah rasa percaya diri yang dengan susah payah kutapaki dari minus 14 derajat.

Oh, subhanallah, ada sebuah semangat yang membakarku. Kini, di semester 5 kuliahku ini, aku telah menemukan kembali “spirit yang hilang”, yang selama 2 bulan terakhir kucari, yang kini kutemukan secara tidak sengaja diwaktu yang tak terencana.
Spirit itu membangunkanku, setelah sekian hari aku “tertidur” dalam ruang hampa bernama kehidupan.

So, Now! Nothing Another Choice Without… Keep Spirit! Keep Figh!
Karena meski menangis hingga bersimbah peluh dan air mata darah, bahkan satu detik-pun tak akan sudi untuk kembali padamu. Camkan itu! Tidak akan sudi! (Itu fikirku).

Let’s began in studio one…

Terkadang entah itu perasaan atau pikiran yang terlalu ge-er, tapi aku merasa mempunyai “sedikit banyak” bakat untuk menulis , hal itu terbukti, saat aku membaca kembali diary masa lampau-ku itu, aku sendiri terheran2. Eh, ternyata aku bisa nulis kayak gini ya? Lumayan juga… Ya, ga’ beda jauh sama cerpen2nya Helvy Tiana Rosa atau Izzatul Jannah-lah, tinggal sedikit perbaikan di beberapa tempat. (Cuma tempatnya agak banyakan dikit, hehe… ). Geer men…

Yang pasti menulis bagiku adalah sebuah seni, seni mengenal diri sendiri. Diri ini, yang dulu tak pernah kufahami seperti apa karakternya disebabkan kompleksitas kepribadian yang cukup rumit. Dan kini, setelah bertahun2 lamanya, aku mulai merasakan manfaat dari menulis. Aku mulai mengenal siapa diriku!

Bukankah banyak orang yang mengatakan “siapa yang mengenal dirinya dia akan mengenal tuhannya”. Yah, kurang lebih seperti itulah…
Maka dari itu wahai hadirin yang di Rahmati Allah, mulai detik ini mengingat urgensi menulis bagi kehidupanku yang mampu mengembalikan spirit 45’ dan semangad tukang kuli. Aku bertekad kembali tuk menulis meski hanya lewat blog yang mungkin dibaca tapi lebih mungkin untuk tidak dibaca ini.

Dengan harapan “bakat” menulisku kembali terasah meski hanya menulis pengalaman2 harianku.
Yah, kalau kiranya Andrea Hirata mampu menulis tetralogi yang kesemuanya best seller, maka kelak aku akan menulis oktalogi yang kesemuanya best seller dan jadi buku bacaan yang menjadi referensi.
Catat itu! >>>Dunia saksikanlah…!!

Akupun kembali teringat dengan sebuah komitmen dengan seorang sahabat yang sekarang ada di pekalongan sana (Hafidzah, Barakallahu Fiih…), bahwa suatu saat nanti kami akan menjadi penulis ternama yang membidani lahirnya novel2 spektakuler dan buku2 nonfiksi ilmiah super canggih, yang dari setiap paragrafnya akan mampu melahirkan kembali satu tulisan berbobot yang tentunya berkualitas. Amin… InsyaAllah…

Meskipun ada perasaan sedih mengalir, karena ternyata sudah 2 tahun aku tak menuangkan barang setulisanpun pada sebuah media. Terbayang, puluhan inspirator kehidupan, ratusan guru besar revolusioner, ribuan pemikir peradaban dan bahkan mungkin jutaan kejadian (afwan, ane lupa, soalnya kagak diitung) tak sempat termemorialkan secara fisik.

Ya, memang bagiku setiap detik perjuangan ini sangat berarti dan terlalu berharga tuk dilupakan.

“Huh, dasar orang indonesia! Begitu kata seorang ikhwan di Rancaekek. Betapa tidak, orang jepang itu punya jargon Catatlah apa yang akan dikerjakan, Kerjakan apa yang telah dicatat, dan Catatlah apa yang telah dikerjakan. Lain halnya dengan orang indonesia boro2 sedetil itu, kebanyakan hanya berkutat dengan aktifitas monotonnya, yang kalau dilihat sebagai sebuah pertandingan maka akan lebih mirip seperti sebuah balapan lari yang hanya berputar di satu lapangan.”

Jadii… adik2ku… mulai sekarang mari kita belajar mencatat! 
Dan mohon dimaklum juga apabila ada rekan2 yang membaca yang tidak sependapat, atau ketika rekan2 membaca tulisan2 yang konstruksinya nampak amburadul, yang jelas tulisan2 ini tak lebih hanya sebuah refleksi buah pikiran dan sebuah upaya pencapaian obsesi, yang semoga dengannya Allah-pun ternyata telah menuliskan di Lauhful Mahfuz, bahwa kelak sebuah nama Sri Novi Fitriyani kelak akan tertulis di buku2 best seller di toko2 buku terfavorit.  Amin… InsyaAllah…

Untuk pemanasan, sepertinya ini sudah cukup, ya cukup panas karena aku sudah cukup lama memandangi engkau wahai monitor kesayanganku. 

My last word on this part, See I’m Back!!!

‘Ikatlah ilmu dengan mencatatnya…’

Bandung,
Sabtu 15 Nopember 08
Sri Novi Fitriyani


0 Responses to “First, I’m Back!”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Nyang Ngurus

YM Status

Yahoo Online Status Indicator

My Facebook


Sri Novi Fitriyani

My Twitter

  • RT @infowatir: Naha nu geus gawe ngeluh wae nya? Salah saha atuh beut gawe. Enakan jd pengangguran positif terus pikirannya :(My Twitter 1 year ago
  • Yeay, bisa tewiteran lagi. #lebayMode :DMy Twitter 1 year ago
  • Hp dua2nya lowbat, gak ada sinyal. Listrik mati dari jam 9. Bales orderannya terhambat. Maaf ya cust..My Twitter 2 years ago
  • RT @MotivaTweet: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maaflah dan rahmatilah kami… (A…My Twitter 2 years ago
  • RT @FaktaGoogle: Rasa cinta bs membangun emosi positif yg memberikn dorongan trhdp sistem kekebalan tubuh shg org lebih jarang sakit. [Carn…My Twitter 2 years ago

My Banner

Link Exchange

    <a href="https://srinovifitriyani.wordpress.com/" target="_blank"> <img border="0" alt="Srinovifitriyani" src="https://srinovifitriyani.files.wordpress.com/2009/04/banner_wordpress_novi.gif" height="150" alt="visit myblog"> </a>

Tulisan Teratas

Secret Admirer

  • 27,827 Korban

Visitor

free counters

%d blogger menyukai ini: